News

Dubes Sebut China Berpeluang Jadi Penjamin Kesepakatan AS–Iran

Teheran (KABARIN) - Duta Besar Iran untuk China, Abdolreza Rahmani Fazli, menyatakan bahwa Beijing dapat berperan sebagai penjamin dalam setiap kesepakatan yang berkaitan dengan Iran, termasuk kemungkinan perjanjian antara Teheran dan Washington.

Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Fars News Agency pada Minggu (10/5), Fazli menegaskan bahwa posisi China di kawasan Timur Tengah membuatnya layak menjadi pihak penjamin dalam kesepakatan internasional terkait Iran.

“Beijing dapat menjadi penjamin untuk setiap perjanjian yang terkait dengan Iran. Mengingat posisi China terhadap Iran dan Timur Tengah, China dapat menjadi penjamin untuk setiap perjanjian. Teheran berulang kali menyatakan bahwa setiap perjanjian dengan AS harus disertai dengan jaminan bahwa tidak akan ada konflik militer baru dengan Iran di masa depan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangkaian serangan pada 28 Februari yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, yang memicu korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Pada 7 April, kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad, Pakistan, tidak menghasilkan kesepakatan.

Setelah itu, AS disebut memperketat langkah dengan memblokade sejumlah pelabuhan Iran, sementara kondisi di lapangan belum menunjukkan kembalinya konflik terbuka secara resmi.

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: